fbpx

Ukur Kesadaran Merek Konsumen dengan 4 Tingkatan Ini

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

WRITTEN BY

Table of Contents
Table of Contents

Dalam kegiatan bisnis, brand atau merek yang sudah banyak dikenal di kalangan masyarakat biasanya akan lebih mudah untuk mempromosikan produk-produknya. Hal ini dikarenakan, masyarakat merasa sudah ‘familiar’ akan merek tersebut. Sehingga, persentase keputusan pembelian konsumen untuk membeli produk dari suatu brand (yang sudah dikenal) pada kategori tertentu juga dapat dipastikan akan lebih besar daripada kompetitor lainnya.

Kesadaran konsumen akan sebuah merek dalam dunia bisnis sendiri sering disebut sebagai brand awareness. Brand awareness merupakan kemampuan konsumen dan para calon konsumen untuk langsung mengingat dan mengenali sebuah merek dengan hanya melihat atau mendengar hal-hal yang berkaitan dengan produk merek tersebut. 

Memiliki brand awareness yang kuat sangatlah penting bagi sebuah merek. Karena, hal tersebutlah yang menjadi kunci agar perusahaan bisa lebih unggul dibanding kompetitornya yang sejenis. Namun terkadang, para pemilik bisnis tidak begitu mengerti, sudah di tahap apa brand mereka dikenal di masyarakat. Oleh sebab itu, berikut 4 tingkatan brand awareness yang dapat membantu Anda untuk mengukur kesadaran merek perusahaan Anda di benak konsumen:

1. Unaware Brand

Merupakan tahapan pertama dalam tingkatan brand awareness. Tahapan dimana konsumen pada awalnya tidak mengetahui atau menyadari keberadaan suatu brand. Biasanya hal ini dialami oleh semua brand yang baru memulai bisnisnya dan belum atau tidak sering melakukan strategi pemasaran.

2. Brand Recognition

Kemampuan dari seorang konsumen yang mengenali merek suatu produk atau jasa melalui hal-hal yang berkaitan dengan identitas merek tersebut seperti logo, tagline,  warna, kemasan ataupun jingle. Brand recognition menjadi indikasi minimal bahwa brand mulai dikenal di target market nya.

3. Brand Recall

Merek apa yang pertama kali Anda ingat saat mendengar kategori ‘air minum dalam kemasan’ atau ‘mie instan’ ? Pasti jawabannya ‘Aqua’ atau ‘Indomie’. Kemampuan Anda untuk mengingat nama sebuah merek berdasarkan kategori produk tertentulah yang biasa disebut brand recall. Biasanya dalam tahap ini, konsumen hanya perlu untuk melihat atau mendengar sekilas mengenai kategori produk untuk dapat langsung mengingat merek dari kategori produk yang ada.

4. Top of Mind Awareness

Dan yang terakhir, ada Top of Mind Awareness. Merupakan tahap dimana ketika sebuah brand menjadi nama yang pertama kali diingat dan disebutkan konsumen saat sedang memikirkan kategori tertentu tentang suatu produk secara spontan dan tanpa bantuan. Merek yang menjadi Top of Mind dalam benak konsumen inilah yang sebagian besar akan mempengaruhi keputusan Anda untuk membeli suatu produk.

Itulah beberapa tingkatan dari brand awareness yang ada pada sebuah merek. Nah business owners, sudah berada di level manakah brand Anda? Tentunya, semakin merek Anda dikenal di masyarakat, maka hal tersebut akan semakin baik untuk keberlangsungan bisnis Anda. Walaupun untuk dapat mencapai target brand awareness tertentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, namun dengan strategi promosi dan pemasaran yang baik, tentunya brand Anda akan mampu meraih brand awareness yang diinginkan. Jika Anda butuh saran untuk melaksanakan strategi promosi dan pemasaran yang dibutuhkan dalam membangun sebuah brand awareness yang baik, Anda bisa mengkonsultasikannya dengan Calibreworks, GRATIS!*

*Selama 30 menit.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *