fbpx

Belajar Dari Starbucks, Tetap Lakukan Kampanye Digital Meski Sudah Terkenal

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

WRITTEN BY

Table of Contents
Table of Contents

Apa yang pertama kali terlintas dipikiran Anda ketika mendengar kata STARBUCKS?

Sebuah brand ternama? Workspace? Tempat nongkrong yang nyaman?

Jika saat mendengar kata Starbucks dan Anda secara spontan melabeli dengan suatu kalimat, maka brand image yang diciptakan Starbucks berhasil.

Meski banyak orang sudah kenal dengan brand Starbucks, namun perusahaan kopi ini tetap melakukan kampanye  digital guna meningkatkan brand awareness.

Starbucks Indonesia adalah merek peritel kopi dan gaya hidup terkemuka yang memfungsikan toko sebagai “tempat ketiga” di antara rumah dan tempat kerja. Dengan kehadiran offline yang terkenal di Indonesia sejak 2002, saat ini mereka memfokuskan diri pada interaksi online untuk menjangkau target market yang lebih muda (millennial) .

Starbucks melakukan kampanye digital “Greet with a Cup” dengan menggunakan carousel yang dioptimalkan untuk perangkat seluler dan iklan video di Facebook. Dalam iklan tersebut menonjolkan 4 minuman edisi terbatas Starbucks Indonesia yang terinspirasi oleh cita rasa dari Thailand, Korea, Jepang, dan Indonesia. Setiap minuman disajikan di cangkir khusus yang mencantumkan sapaan dari Negara asalnya.

Konsep iklan yang Starbucks buat adalah menampilkan sekelompok teman yang sedang menikmati minuman tersebut dan mencoba berbagai sapaan kepada yang lain, menonjolkan betapa menyenangkan untuk mempelajari kata-kata baru dan berinteraksi dengan budaya lain. Iklan itu mengarahkan orang ke situs web Starbucks yang memberi lebih banyak informasi tentang keempat minuman tersebut.

Kampanye ini berjalan secara bersamaan di Facebook dan Instagram Stories. Starbucks Indonesia menggunakan pembelian jangkauan dan frekuensi untuk menarget penduduk Indonesia berumur 18-35 tahun beberapa kali selama satu bulan.

Kampanye digital yang mereka lakukan Menyeduh Kemenangan, “Greet with a Cup” berhasil menjangkau 6,3 juta orang dan melejitkan relevansi merek di tengah generasi muda Indonesa.

Dari kisah Starbucks kita belajar seberhasil apapun sebuah bisnis, tetap harus menjalankan kampanye brand awareness. Kenali target market dari bisnis Anda, tentukan apa goals-nya.

Selain itu, keberhasilan sebuah bisnis juga dikarenakan terdapat ide-ide menarik yang dituangkan sehingga menjadi sebuah konten yang luar biasa. Anda ingin meningkatkan brand awareness namun merasa sulit untuk mendapatkan ide kreatif ? Tidak perlu khawatir, Calibreworks siap untuk membantu bisnis Anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *