fbpx

7 Strategi Facebook Ads untuk B2B

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

WRITTEN BY

Table of Contents
Table of Contents

Banyak platform bagi Anda, para business owners dalam melakukan kegiatan Digital Marketing untuk B2B. Namun, pernahkah Anda terpikirkan untuk menggunakan Facebook?  Berdasarkan data Internetworldstats, pengguna Facebook di Indonesia sudah mencapai 175,3 juta pada akhir Maret 2021. Jumlah tersebut merepresentasikan 63,4% dari total populasi Indonesia yaitu 276,36 juta jiwa (2021). Anda mungkin bertanya-tanya, tetapi inilah buktinya, target pasar Anda dapat ditemukan di Facebook. Hal ini menandakan bahwa Anda harus mulai memanfaatkan Facebook Ads dalam mengiklankan produk atau jasa yang Anda jual. 

Related Article: Benarkah Facebook Ads Begitu Powerful? Cek Faktanya Disini!

Berikut Calibreworks akan menjelaskan terkait strategi penggunaan Facebook Ads untuk B2B yang bisa Anda terapkan!

1. Brand Awareness Campaign yang Menggiring Audiens ke Website Anda

Tentu saja para Business Owners yang membuat iklan bertujuan untuk mencapai target penjualan produk atau jasanya. Namun, memasang iklan tidak hanya untuk itu saja, melainkan terdapat 8 tahap Customer Value Journey dimana audiens memerlukan kesadaran terlebih dahulu untuk dapat mengetahui produk atau jasa yang Anda jual hingga mencapai tahap transaksi. 

Facebook Ads dapat digunakan untuk mempromosikan artikel bisnis Anda, sehingga mereka bisa langsung mengunjunginya. Dalam artikel, Anda dapat menggunakan strategi Call to Action untuk mengikuti newsletter, sehingga Anda dapat berinteraksi dengan mereka setiap saat.

2. Menggunakan User Generated Content atau Testimonials

Memproduksi konten secara terus-menerus dan konsisten akan membuat Anda kelelahan. Jika hal ini terjadi, User Generated Content dapat menjadi solusi untuk iklan Anda. User Generated Content merupakan konten berupa foto, video, teks, suara, hingga animasi yang diunggah oleh pengguna di media sosial. Customer yang memberikan pengalaman tentang produk atau jasa Anda dapat membantu audiens lain untuk melirik bisnis Anda. Inilah yang biasa disebut Testimonials.

Testimonials yang baik tidak hanya timbul begitu saja, melainkan dibutuhkan kepuasan customer. Kepuasan customer dapat diperoleh dengan pelayanan baik pada sebelum, sesaat, hingga sesudah transaksi dilakukan. Setelah memperoleh Testimonials yang baik, Anda dapat memanfaatkannya untuk dijadikan iklan sebagai bukti nyata produk atau jasa Anda, sehingga dapat meyakinkan calon customer untuk melakukan transaksi. Khususnya, bagi mereka yang sedang mencari vendor dan sedang melakukan perbandingan brand.

3. Melakukan Employee Generated Content

Tidak hanya User Generated Content, terdapat Employee Generated Content yang merupakan konten berupa foto, video, hingga teks yang diproduksi karyawan berkaitan dengan menyinggung visi atau misi brand, keuntungan produk atau jasa yang ditawarkan, hingga keuntungannya. Alasan utama Employee Generated Content dapat digunakan sebagai iklan, karena bermanfaat untuk meningkatkan keterikatan dan konversi sales.

4. Memanfaatkan “Chatbots” untuk Berinteraksi dengan Customer

Bagi yang belum mengetahui, Chatbots merupakan program pesan yang dirancang untuk menyimulasikan percakapan intelektual layaknya manusia. Misalkan, ketika ada seseorang yang memberikan comment, like, dan click iklan Anda, maka pesan akan otomatis terkirim sesuai template yang sudah Anda susun. Tentu, hal ini dikhususkan dalam penggunaan Facebook Messenger. Hal ini dapat memudahkan Anda dalam berinteraksi dengan customer maupun calon customer.

Bot dapat distrategikan dengan kata kunci yang tertanam dalam sebuah sistem. Bot bisa mengarah pada kebutuhan brand untuk memperoleh data customer, hingga menjawab pertanyaan hingga permintaan customer. Oleh sebab itu, bot dapat meningkatkan customer experience (pengalaman customer) dalam melakukan interaksi dengan bisnis Anda. Terlebih, target market dari B2B seringkali ingin mempertanyakan banyak hal sebelum mencapai kesepakatan sebagai mitra kerja.

Related Article: Bingung Harus Melakukan Brand Experience Seperti Apa? Yuk Simak Tipsnya Disini!

5. Menemukan Strategi Marketing Organik untuk Bisnis Anda

Hal yang terpenting adalah bagaimana iklan yang sudah Anda buat menjadi pertimbangan untuk digunakan di masa depan. Jika Facebook Ads dapat membawa target market untuk mengikuti e-mail bisnis, media sosial, artikel, hingga iklan berbayar, maka iklan dinyatakan berhasil. Langkah selanjutnya, Anda bisa memanfaatkan iklan yang berhasil tersebut untuk kegiatan marketing selanjutnya sebagai organic content dalam media sosial Anda.

6. Menargetkan Iklan kepada Followers

Anda pasti sering menemukan banyak orang yang tertarik dengan produk atau jasa sebuah bisnis, namun tidak kunjung melakukan transaksi. Dibandingkan hanya menunggu mereka untuk melakukan transaksi dengan sendirinya, Anda sebagai pemilik bisnis perlu melakukan pendekatan lebih lanjut melalui media yang menghubungkan antara Anda dan followers.

Pemberian tawaran eksklusif serta menarik dapat membantu kemajuan bisnis Anda, seperti: discount, special offer, produk atau jasa yang mereka tertarik. Namun, perlu diperhatikan sejauh mana mereka sampai dalam tahap Customer Value Journey, hal ini dapat mempengaruhi iklan yang akan ditargetkan kepada followers Anda. Terutama dalam B2B, banyak orang yang mencari keuntungan sebesar-besarnya untuk dapat dijadikan peluang berbisnis selanjutnya.

7. Menargetkan Iklan kepada Customer

Sama seperti poin sebelumnya, customer dapat dijadikan kesempatan oleh para business owners untuk melakukan kegiatan iklan. Tentu iklan yang diberikan berbeda dengan iklan untuk mereka yang hanya sebagai followers. Iklan dapat berupa penawaran yang lebih eksklusif karena mereka sudah melakukan transaksi. Dalam B2B, tentu dibutuhkan kemampuan dalam menjalin hubungan baik jangka panjang, supaya customer tidak beralih ke kompetitor lain yang lebih menarik.

Inilah 7 strategi yang dibutuhkan jika Anda melakukan kegiatan Digital Marketing melalui fitur Facebook Ads. Perlu diketahui, bahwa strategi ini dapat digunakan menyesuaikan kebutuhan bisnis Anda, terutama untuk B2B. Jika Anda masih bingung untuk mempraktikkan strategi di atas, silahkan hubungi Calibreworks. Kami siap membantu mengembangkan bisnis Anda!

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *